Showing posts with label Code Program. Show all posts
Showing posts with label Code Program. Show all posts

Saturday, June 30, 2012

Download Tutorial Bahasa Pascal

A.ALGORITMA PEMROGRAMAN
1.DEFINISI ALGORITMA
Terdapat beberapa definisi mengenai kata Algoritma :
1.Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis (Rinaldi Munir :2002).
2.Algoritma adalah urutan logis pengambilan keputusan untuk pemecahan masalah (KBBI :1988).
3.Algoritma adalah suatu himpunan hingga dari instruksi-instruksi yang secara jelas memperinci langkah-langkah proses pelaksanaan, dalam pemecahan suatu masalah tertentu, atau suatu kelas masalah tertentu, dengan dituntut pula bahwa himpunan instruksi tersebut dapat dilaksanakan secara mekanik (Team Gunadarma :1988).
Jadi “Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis”. Kata logis merupakan kata kunci dalam algoritma. Langkah-langkah dalam algoritma harus logis dan harus dapat ditentukan bernilai salah atau benar.
Program adalah kumpulan pernyataan komputer, sedangkan metode dan tahapan sistematis dalam program adalah algoritma. Program ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman. Jadi bisa disebut bahwa program adalah suatu implementasi dari bahasa pemrograman.
Beberapa pakar memberi formula bahwa:
Program = Algoritma + Bahasa (Struktur Data)
Bagaimanapun juga struktur data dan algoritma berhubungan sangat erat pada sebuah program. Algoritma yang baik tanpa pemilihan struktur data yang tepat akan membuat program menjadi kurang baik, demikian juga sebaliknya.
Pembuatan algoritma mempunyai banyak keuntungan di antaranya:
1.Pembuatan atau penulisan algoritma tidak tergantung pada bahasa pemrograman manapun, artinya penulisan algoritma independen dari bahasa pemrograman dan komputer yang melaksanakannya.
2.Notasi algoritma dapat diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa pemrograman.
3.Apapun bahasa pemrogramannya, output yang akan dikeluarkan sama karena algoritmanya sama.

2.CIRI ALGORITMA
Menurut Donald E. Knuth, algoritma mempunyai lima ciri penring :
1.Algoritma harus berhenti setelah mengerjakan sejumlah langkah terbatas.
2.Setiap langkah harus didefinisikan secara tepat dan tidak berarti dua.
3.Algoritma memiliki nol atau lebih masukan (input).
4.Algoritma mempunyai nol atau lebih keluaran (output).
5.Algoritma harus sangkil (efektif)

Lebih lengkap file tutorial Pascal dapat di download di sini.

Sunday, October 31, 2010

Kumpulan Tutorial Pemrograman My-SQL

SQL (Structured Query Language) adalah sebuah bahasa yang dipergunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional. Bahasa ini secara de facto merupakan bahasa standar yang digunakan dalam manajemen basis data relasional. Saat ini hampir semua server basis data yang ada mendukung bahasa ini untuk melakukan manajemen datanya.

Sejarah SQL dimulai dari artikel seorang peneliti dari IBM bernama EF Codd yang membahas tentang ide pembuatan basis data relasional pada bulan Juni 1970. Artikel ini juga membahas kemungkinan pembuatan bahasa standar untuk mengakses data dalam basis data tersebut. Bahasa tersebut kemudian diberi nama SEQUEL (Structured English Query Language).

Setelah terbitnya artikel tersebut, IBM mengadakan proyek pembuatan basis data relasional berbasis bahasa SEQUEL. Akan tetapi, karena permasalahan hukum mengenai penamaan SEQUEL, IBM pun mengubahnya menjadi SQL. Implementasi basis data relasional dikenal dengan System/R.

Di akhir tahun 1970-an, muncul perusahaan bernama Oracle yang membuat server basis data populer yang bernama sama dengan nama perusahaannya. Dengan naiknya kepopuleran Oracle, maka SQL juga ikut populer sehingga saat ini menjadi standar de facto bahasa dalam manajemen basis data.

Standarisasi SQL dimulai pada tahun 1986, ditandai dengan dikeluarkannya standar SQL oleh ANSI. Standar ini sering disebut dengan SQL86.Standar tersebut kemudian diperbaiki pada tahun 1989 kemudian diperbaiki lagi pada tahun 1992. Versi terakhir dikenal dengan SQL92. Pada tahun 1999 dikeluarkan standar baru yaitu SQL99 atau disebut juga SQL99, akan tetapi kebanyakan implementasi mereferensi pada SQL92.

Saat ini sebenarnya tidak ada server basis data yang 100% mendukung SQL92. Hal ini disebabkan masing-masing server memiliki dialek masing-masing.

Download Tutorial ==>> Klik Disini

Sumber artikel : http://id.wikipedia.org/wiki/SQL

Kumpulan Modul Visual Basic

Microsoft Visual Basic .NET adalah sebuah alat untuk mengembangkan dan membangun aplikasi yang bergerak di atas sistem .NET Framework, dengan menggunakan bahasa BASIC. Dengan menggunakan alat ini, para programmer dapat membangun aplikasi Windows Forms, Aplikasi web berbasis ASP.NET, dan juga aplikasi command-line. Alat ini dapat diperoleh secara terpisah dari beberapa produk lainnya (seperti Microsoft Visual C++, Visual C#, atau Visual J#), atau juga dapat diperoleh secara terpadu dalam Microsoft Visual Studio .NET. Bahasa Visual Basic .NET sendiri menganut paradigma bahasa pemrograman berorientasi objek yang dapat dilihat sebagai evolusi dari Microsoft Visual Basic versi sebelumnya yang diimplementasikan di atas .NET Framework. Peluncurannya mengundang kontroversi, mengingat banyak sekali perubahan yang dilakukan oleh Microsoft, dan versi baru ini tidak kompatibel dengan versi terdahulu.

Visual Basic .NET 2002 (VB 7.0)

Versi pertama dari Visual Basic .NET adalah Visual Basic .NET 2002 yang dirilis pertama kali pada bulan Februari 2002. Visual Basic .NET 2002 merupakan sebuah bahasa pemrograman visual yang berbasis bahasa BASIC (sama seperti halnya Visual Basic 6.0, tetapi lebih disempurnakan dan lebih berorientasi objek), dan didesain untuk berjalan di atas Microsoft .NET Framework versi 1.0.
Versi 7.0 ini dirilis bersamaan dengan Visual C# dan ASP.NET. Bahasa C#, yang dianggap sebagai jawaban terhadap Java, mendapatkan perhatian yang lebih banyak dibandingkan dengan VB.NET yang kurang begitu banyak diulas. Hasilnya, sedikit orang di luar komunitas Visual Basic yang memperhatikan VB.NET. Versi pertama ini kurang mendapat sambutan yang bagus dari para programmer, dan pada saat itu, program berbasis Visual Basic 6.0 sedang marak-maraknya dibuat. Para programmer yang mencoba Visual Basic .NET untuk pertama kali akan merasakan bahwa Visual Basic .NET sangatlah berbeda dibandingkan dengan Visual Basic sebelumnya. Contoh yang paling mudah adalah runtime engine yang lebih besar 10 kali lipat dibandingkan Visual Basic 6.0, dan juga meningkatkan beban di memori.

Visual Basic .NET 2003 (VB 7.1)

Selanjutnya, pada bulan Maret 2003, Microsoft pun merilis lagi versi yang lebih baru dari Visual Basic .NET, Visual Basic .NET 2003. Versi ini berisi beberapa perbaikan dibandingkan dengan versi sebelumnya, dan aplikasi yang dibuatnya dapat berjalan di atas .NET Framework versi 1.1. Fitur yang ditambahkan adalah dukungan terhadap .NET Compact Framework dan mesin wizard upgrade VB6 ke VB.NET yang telah ditingkatkan. Peningkatan yang lainnya adalah peningkatan pada performa dan keandalan dari Integrated Development Environment (IDE) Visual Basic itu sendiri, dan juga runtime engine.
Visual Basic .NET 2003 tersedia dalam beberapa jenis cita rasa: Professional, Enterprise Architect dan Academic Edition. Khusus untuk Visual Basic .NET 2003 Academic Edition, versi tersebut didistribusikan secara gratis untuk beberapa sekolah di dalam setiap negara; versi Professional dan Enterprise Architect merupakan produk komersial.

Visual Basic 2005 (VB 8.0)

Setelah itu, Microsoft pun berkonsentrasi dalam mengembangkan Microsoft .NET Framework 2.0, dan tentunya alat bantu untuk membangun program di atasnya. Hingga pada tahun 2005, mereka pun merilis versi terbaru dari Visual Basic .NET, yang kali ini disebut dengan Visual Basic 2005 (dengan membuang kata ".NET"), bersama-sama dengan beberapa aplikasi pengembangan lainnya.
Untuk rilis 2005 ini, Microsoft menambahkan beberapa fitur baru, di antaranya adalah:
  • Edit and Continue
    Fitur ini sebelumnya terdapat di dalam Visual Basic, akan tetapi dihapus di dalam Visual Basic .NET. Dengan keberadaan fitur ini, para programmer dapat memodifikasi kode pada saat program dieksekusi dan melanjutkan proses eksekusi dengan kode yang telah dimodifikasi tersebut.
  • Evaluasi ekspresi pada saat waktu desain
  • Munculnya Pseudo-Namespace "My", yang menyediakan:
    • Akses yang mudah terhadap beberapa area tertentu dari dalam .NET Framework yang tanpanya membutuhkan kode yang sangat signifikan.
    • Kelas-kelas yang dibuat secara dinamis (khususnya My.Forms).
  • Peningkatan yang dilakukan terhadap konverter kode sumber dari Visual Basic ke Visual Basic .NET.
  • Penggunaan kata kunci (keyword) Using, yang menyederhanakan penggunaan objek-objek yang membutuhkan pola Dispose untuk membebaskan sumber daya yang sudah tidak terpakai.
  • Just My Code, yang menyembunyikan kode reusable yang ditulis oleh alat bantu Integrated Development Environment (IDE) Visual Studio .NET.
  • Pengikatan sumber data (Data Source binding), yang mampu mempermudah pengembangan aplikasi basis data berbasis klien/server.
Fungsi-fungsi yang tersebut di atas (khususnya My) ditujukan untuk memfokuskan Visual Basic .NET sebagai sebuah platform pengembangan aplikasi secara cepat dan "menjauhkannya" dari bahasa C#.
Bahasa Visual Basic 2005 memperkenalkan fitur-fitur baru, yakni:
  • Bawaan .NET Framework 2.0:
    • Generics
    • Partial class, sebuah metode yang dapat digunakan untuk mendefinisikan beberapa bagian dari sebuah kelas di dalam sebuah berkas, lalu menambahkan definisinya di lain waktu; sangat berguna khususnya ketika mengintegrasikan kode pengguna dengan kode yang dibuat secara otomatis.
    • Nullable Type
  • Komentar XML yang dapat diproses dengan menggunakan beberapa alat bantu seperti NDoc untuk membuat dokumentasi secara otomatis.
  • Operator overloading
  • Dukungan terhadap tipe data bilangan bulat tak bertanda (unsigned integer) yang umumnya digunakan di dalam bahasa lainnya.

Visual Basic 9.0 (Visual Basic 2008)

Versi ini merupakan versi terbaru yang dirilis oleh Microsoft pada tanggal 19 November 2007, bersamaan dengan dirilisnya Microsoft Visual C# 2008, Microsoft Visual C++ 2008, dan Microsoft .NET Framework 3.5.
Dalam versi ini, Microsoft menambahkan banyak fitur baru, termasuk di antaranya adalah:
  • Operator If sekarang merupakan operator ternary (membutuhkan tiga operand), dengan sintaksis If (boolean, nilai, nilai). Ini dimaksudkan untuk mengganti fungsi IIF.
  • Dukungan anonymous types
  • Dukungan terhadap Language Integrated Query (LINQ)
  • Dukungan terhadap ekspresi Lambda
  • Dukungan terhadap literal XML
  • Dukungan terhadap inferensi tipe data.
  • dukungan terhadap 'LINQ'

Download Modul Visual Basic ==>> Klik Disini

Friday, April 23, 2010

Cara Membuat Jam Digita Menggunakan Flash

Pemrograman Flash mungkin merupakan program yang sangat menyenangkan, kerena kita bisa bermain-main dengan animasi, bermain-main dengan kode program. Pada posting kali ini saya terpacu karena ini merupakan pembelajaran Dasar Flash... Kali ini saya akan membahas bagaimana cara, atau kode dasar pada pembuatan Jam Analog menggunakan makromedia flash...Tampilannya Diharapkan seperti ini:


Jam Analog sederhana ini hanya sebuah pembelajaran awal yang pada akhirnya dapat di gunakan pada banyak aplikasi yang menggunakan Flash... Nah sekarang kita bahas aja langsung ya...

1. Jika anda sudah memiliki aplikasi Makromedia Flash, nah sekarang Buka dan langsung flash dokument baru.
2. Setting Size dengan ukuran 250 x 60 pixel
3. Buat Beberapa Layer Seperti Pada Gambar :


4. Pada Layer Background / bg anda dapat menginputkan gambar untuk background lembar kerja anda.
5. Pada Time Layer, buat Text untuk menampilkan Jam, settingannya Dynamic Text, dengan nama clock_txt
6. Pada Date Layer, buat Text untuk menampilkan Tanggal, settingannya Dynamic Text, dengan mengaedit variabel = myDate



7. Nah untuk Layer Action Time, Action Date, All Action Isikan Kode di bawah Ini...


Script Action Time :

time=new Date();
var seconds = time.getSeconds()
var minutes = time.getMinutes()
var hours = time.getHours()

if (hours<12) {
ampm = "AM";
}
else{
ampm = "PM";
}
while(hours >12){
hours = hours - 12;
}
if(hours<10)
{
hours = "0" + hours;
}
if(minutes<10)
{
minutes = "0" + minutes;
}
if(seconds<10)
{
seconds = "0" + seconds;
}
clock_txt.text = hours + ":" + minutes + ":" + seconds +" "+ ampm;


Script Action Date :

myDate = new Date();
weekday = new Array("Minggu", "Senin", "Selasa", "Rabu", "Kamis", "Jum'at", "Sabtu");
month = new Array("January", "February", "March", "April", "May", "June", "July", "August", "September", "October", "November", "December");
myDate = (weekday[myDate.getDay()]+", "+myDate.getDate()+" "+month[myDate.getMonth()]+" "+myDate.getFullYear());


Script All Action:

gotoAndPlay(1);// untuk memainkan atau menjalankan detikan jam


============== ooo000ooo ===============

Nah, Selesai dah pembuatan jam analog menggunakan macromedia flash...
Klik disini untuk download file nya...

Semoga Bermanfaat ...

Wednesday, April 21, 2010

Code PHP Halaman Autentikasi Menggunakan Session

Sebelum kita membahas halaman Autentifikasi, alangkah baiknya jika kita menbahas dasar-dasar pada pemrograman PHP Khususnya pada pembahasan cookie dan session, Apa itu cookie? apa itu session?. Nah langsung saja Kita Bahas... Pada dasarnya cookie merupakan mekanisme untuk meletakkan data pada remote browser sehingga memudahkan penelusuran atau identifikasi user. Dapat juga dikatakan bahwa cookie merupakan informasi dalam bentuk teks yang dipertukarkan oleh client dan server, di mana pembuat cookie adalah pihak server. Pada kenyataannya, penggunaan cookie memiliki beberapa masalah atau kendala. Bisa jadi ada browser yang tidak menerima cookie, serta kemungkinan adanya user yang men-disable cookie.  Permasalahan ini merupakan salah satu alasan session PHP menggunakan method cookie/URL ganda.

Salah satu bentuk aplikasi yang sangat memerlukan cookie/session adalah halaman autentikasi. Pada  prinsipnya, autentikasi digunakan untuk memproteksi halaman-halaman sensitif. Untuk mengetahui lebih detail mengenai halaman autentikasi, ikuti langkahlangkah berikut:
1. Buat folder khusus, misalnya autentikasi_cookie.
2. Buat kode untuk halaman index.php.


<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" xml:lang="en" lang="en">
<head>
<title>Autentikasi Halaman</title>
<style type="text/css">
.inner{
margin:200px auto; padding:20px; width:240px; border:1px solid #333;}
</style>
</head>
<body>
<p>
  <?php
ini_set('display_errors', 1);
define('_VALID', 1);
//include file eksternal
require_once('./auth.php');
init_login();
validate();
?>
</p>
<p align="right"><a href="?m=logout">Logout</a></p>
<br/>
<h3 align="center">Simulasi Halaman Admin</h3>
<p align="center">
<a href="?m=logout"></a>
<p align="center">
Menu-menu admin ada di sini
</body>
</html>

3. Buat kode untuk autentikasi dan simpan dengan nama auth.php misalnya.

<?php
defined('_VALID') or die ('not allowed');
//Pemanggilan session
session_start();
function init_login(){
    //Simulasi data account nama dan password
    $nama = 'admin';
    $pass = 'admin'; 

    if (isset($_POST['nama']) && isset ($_POST['pass'])){
        $n = trim($_POST['nama']);
        $p = trim($_POST['pass']);

        if(($n===$nama) && ($p ===$pass)){         

            if(!isset($_SESSION['nlogin']) || !isset($_SESSION['time'])){
                $_SESSION['nlogin'] = $n;
                $_SESSION['time'] = time();
            }
            ?>
            <script type="text/javascript">
            document.location.href="./";
            </script>
            <?php
            }
            else {
                echo 'alert("Nama atau Password Yang Anda Masukkan Salah");';
                return false;
            }
        }
    }

function validate(){
    if(!isset($_SESSION['nlogin']) || !isset($_SESSION['time'])){?>
            <style type="text/css">
<!--
.style1 {color: #FFFFFF}
-->
            </style>
           
    <div class="inner">
    <form action="" method="post">
    <table border=0 cellpadding=5>
    <tr>
            <td colspan="2" bgcolor="#000000"><div align="center" class="style1">LOGIN FORM</div></td>
      </tr>
        <tr>
            <td>Nama</td>
            <td><input type="text" name="nama" /></td>
        </tr>
        <tr>
            <td>Password</td>
            <td><input type="password" name="pass" /></td>
        </tr>
        <tr>
            <td></td>
            <td><input type="submit" value="E N T E R" /></td>
        </tr>
        <tr>
            <td colspan="2" bgcolor="#000000"><div align="center" class="style1">========================</div></td>
      </tr>
    </table>
    </form>
    </div>

    <?php
    exit;
    }
    if(isset($_GET['m']) && $_GET['m'] == 'logout'){
    //hapus session
    if(isset($_SESSION['nlogin'])){
        unset($_SESSION['nlogin']);
        }
    if(isset($_SESSION['time'])){
        unset($_SESSION['time']);
        }
    //redireksi halaman
    ?>
    <script type="text/javascript">
    document.location.href="./";
    </script>
    <?php
    }
}
?>

Nah begitulah Code PHP Halaman Autentikasi Menggunakan Session semoga bermanfaat

Saturday, April 3, 2010

Cara Membuat Status ID Yahoo Messenger di Blog

Nah, apa anda punya ID yahoo? jika anda pengguna lama internet, pastinya anda akan punya ID yahoo, dan pernah melakukan chat di yahoo messenger kan? Memang sekarang chat melalui Yahoo messenger sudah tidak banyak lagi, namun sekarang Yahoo messenger sudah lebih canggih lho. Saya saja tidak pernah meninggalkan Yahoo messenger, hehehe...Nah mungkin postingan saya kali ini berguna bagi orang pengguna blog, atau website yang ingin diketahui status yahoo messengernya melalui blognya ataupun websitenya, nah sekarang sudah ada caranya, jika anda sudah menerapkan ini, status anda akan diketahui melalui blog ataupun website anda. Seperti pada Gambar :

Nah jika ID YM anda dalam keadaan online akan nampak gambar seperti pada gambar dibawah ini :


Dan jika ID YM anda dalam keadaan offline akan nampak gambar atau tampilannya seperti pada gambar dibawah ini :


Nah pertama, kita bahas bagaimana cara memasang status ID YM di blogspot. Oke langsung saja ya...

>> Login pada akun Blogger anda
>> Setelah pada halaman dasbor anda, pilih Tata Letak, kemudian tambahkan elemen dimana anda ingin memasang gambar ID YM anda.
>> Setelah keluar muncul jendela tambah gadget, pilih gadget HTML/JavaScript
>> Setelah muncul jendela gadget HTML/Javascriptnya, langsung aja copast code dibawah ini :

<a href="ymsgr:sendIM?ID-YM"><img src="http://opi.yahoo.com/online?u=ID-YM&m=g&t=1&l=us"/>
</a>


>> Ganti tulisan ID-YM yang berwarna hijau dengan ID Yahoo Messenger Anda. Anda juga bisa memilih tipe gambar status dengan mengganti angka yang berwarna merah yang dengan angka 2, 3, dan seterusnya. Angka-angka itu sesuai dengan tipe yang disediakan oleh Yahoo. Jadi, silahkan dicoba-coba mengganti angkanya.
>> Selamat mencoba. Berikut akan saya tampilkan sedikit dari gambar status ID YM yang bisa anda gunakan



Nah setelah kita bahas bagaimana memasang status ID Yahoo Messenger di blogspot, sekarang kita bahas yang ada di Wordpress, nah ini caranya :

>> Login ke dashboard Wordpress Anda.
>> Klik menu Widgets pada bagian Appearance yang ada di sebelaj kiri.
>> Tambahkan widget Text dengan mengklik link Add.
>> Copy paste kode berikut ke dalam kotak HTML/Javascript tersebut:

<a href="ymsgr:sendIM?ID-YM"><img src="http://opi.yahoo.com/online?u=ID-YM&m=g&t=1&l=us"/>
</a>

>> Ganti tulisan ID-YM yang berwarna hijau dengan ID Yahoo Messenger Anda. Anda juga bisa memilih tipe gambar status dengan mengganti angka yang berwarna merah yang dengan angka 2, 3, dan seterusnya. Angka-angka itu sesuai dengan tipe yang disediakan oleh Yahoo. Jadi, silahkan dicoba-coba mengganti angkanya. Sama seperti diatas gambar Status Id Yahoo Messenger, jadi nomor gambar dapat anda lihat seperti di atas
>> Klik tombol Save Changes.
>> Nah selamat mencoba, semoga berhasil ya...

Cukup sekian semoga bermanfaat ya....

Friday, April 2, 2010

Pengkodean Dasar PHP I

Sekilas Tentang PHP
Pada akhir-akhir waktu ini banyak sekali yang bilang bahwa pemrograman PHP adalah pemrograman yang sangat mahal, karena banyak yang mencari dan memiliki nilai jual yang sangat tinggi...namun banyak orang yang tidak tahu sebenarnya apasih PHP itu? Bagaimana sih cara kerja PHP? dan bagaimana sih kode-kode dasar tentang PHP. Nah sekarang mari kita bahas untuk dasar tentang PHP.

PHP Merupakan code/skrip yang penjalanannya harus menggunakan server, dengan kata lain PHP adalah code/skrip yang hanya bisa dijalankan di server. Adapun keuntungan penggunaan PHP adalah kode yang menyusun program tidak perlu diedarkan ke user sehingga kerahasiaan kode dapat dilindungi. Hal yang menarik dalam PHP adalah kenyataan bahwa PHP bisa digunakan untuk mengakses berbagai macam database seperti Access, Oracle, My SQL, dan lain-lain... Mari kita menginjak pada latihan dasar terlebih dahulu.

Latihan 1.kode dasar PHP
<HTML>
<HEAD>
<TITLE> Kode Dasar PHP </TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<H1>Contoh Kode Dasar PHP</H1>
<?
//latihan Pertama
print"Kode Dasar PHP <BR>";
print"Semoga Berhasil !";
?>
</BODY>
</HTML>

/* menampilkan pesan
Kode Dasar PHP
Semoga Berhasil !
Di halaman browser */

pada kode program di atas terdapat kode HTML dan kode PHP. Kode PHP diawali dengan <? dan diakhiri dengan ?>. Di dalam pasangan tersebut terdapat pernyataan-pernyataan PHP. Kode :
print "Kode Dasar PHP <BR>";
disebut sebagai sebuah pernyataan atau statement. Antarpernyataan dipisahkan dengan titik-koma (;). Teks yang berada setelah tanda // dan di antara tanda /* dan */ disebut komentar program dan tidak akan dieksekusi. Tanda // hanya berlaku untuk satu baris, tanda /* ... */ berlaku untuk satu baris atau lebih.

Latihan 2. Variabel dan Tipe Data pada PHP
 Variable berfungsi untuk menyimpan suatu nilai dan nilai yang ada di dalamnya dapat diubah sewaktu-waktu. Dalam membuat suatu nama variable nama yang dipilih harus memenuhi aturan pengenal (identifier). Identifier banyak digunakan dalam program untuk memberi nama variable, fungsi, atau kelas. Aturan yang berlaku untuk identifier adalah :

> Karakter yang digunakan adalah huruf, angka atau garis bawah.
> Karakter pertama harus berupa huruf atau garis bawah.
> Panjang pengenal bisa berapa saja.
> Case-sensitive

Tipe data pada PHP ada tiga macam, yaitu : integer, double, dan string. Integer menyatakan tipe data bilangan bulat. Double menyatakan tipe data bilangan real yaitu bilangan yang mempunyai bagian pecahan. String menyatakan tipe data teks.

Latihan 2. Variabel dan Type Data I
<HTML>
<HEAD>
<TITLE> Latihan Variabel dan Type Data I</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<H1>Variabel dan Type Data </H1>
<?
$nama="Anwar";
$nomor=2;
$tanggal=date("d F Y");
$jam=date(H:i:s);
print"Ini Halaman ke-$nomor diakses pada tanggal $tanggal<BR> ";
print"Ini Halaman ke-$nomor diakses pada jam $jam<BR> ";
print"Variabel dan Type Data  $nama <BR>";
print"Semoga sukses !";
?>
</BODY>
</HTML>

Latihan 3.
Variabel dan Type Data II Parsing Variabel Melalui Form
** Ini merupakan form untuk pengambilan masukan yang akan diparsing oleh kode berikutnya, simpan file ini dengan nama latihan.html

<HTML>
<HEAD>
<TITLE> Latihan ketiga </TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<FORM METHOD=POST ACTION="latihan3_hasil.php">
Silakan Masukkan Nama Anda <BR>
<INPUT TYPE="text" NAME="nama"><BR>
Silakan Masukkan Pesan Anda <BR>
<TEXTAREA NAME="pesan" ROWS="5" COLS="30"></TEXTAREA><BR>
<INPUT TYPE="submit" value="Kirim">
</FORM>
</BODY>
</HTML>

** Kode dibawah ini merupaka kode PHP yang digunakan untuk memparsing variabel Melalui form diatas, simpan halaman ini dengan nama latihan3_hasil.php jadikan satu file ini dengan file diatas, agar bisa dieksekusi dengan baik jalankan pada server anda. 

 <HTML>
<HEAD>
<TITLE> Hasil Latihan ketiga </TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<?
print"<B>Data yang Anda masukkan :</B> <BR>";
print"Nama Anda : $nama <BR>";
print"Pesan Anda : $pesan";
?>
</BODY>
</HTML>

Nah sementara cukup sekian latihan dasar I, untuk dasar-dasar PHP selanjutnya akan saya posting dikesempatan selanjutnya, terimakasih, semoga bermanfaat...

Monday, March 29, 2010

Aplikasi Login Form Sederhana (Tanpa Database) "Final, update 2/4/10"

Pembuatan aplikasi login form sederhana tanpa menggunakan database merupakan dasar dari pembuatan aplikasi login form dengan menggunakan database, seperti My-SQL, Mic. Access, ataupun bisa juga menggunakan text editor untuk menyimpan apapun yang telah kita masukkan didalam input yang telah disediakan. Yang saya bahas kali ini merupakan dasar pemrograman web. Sebenarnya posting kali ini kelanjuttan dari postingan saya sebelumnya tepatnya klik disini.

Nah sekarang sekarang menginjak pada contoh berikutnya dari postingan yang sebelumnya yakni pemrosesan form untuk aplikasi Login Form Sederhana (tanpa database) dengan syarat sebagai berikut :

Aplikasi login form sederhana (tanpa database) yang terdiri dari field ID/Username dan Password. Gunakan variabel di PHP untuk mensimulasikan verifikasi data yang dimasukkan.
Spesifikasi:

  • Terdapat scripting JavaScript untuk validasi awal (field tidak boleh kosong, masukan id dan password harus huruf).
  • Jika field kosong dan langsung di-submit, kembalikan fokus kursor ke field pertama (id) Ada validasi sisi server (dari PHP) untuk memastikan bahwa nilai field adalah string. 
  • Jika nilai id dan password sesuai dengan pre-defined value di variabel, munculkan pesan selamat datang dan cetak nilai id. Sebaliknya, jika tidak sesuai, tampilkan pesan kegagalan.
  • Pada aplikasi ini username = dwipriyatmoko, sedangkan password = rahasia ;

 UPDATE CODE TGL 02-04-2010

Tampilannya seperti yang tampak dibawah ini dengan posisi kursor pada User Name:

Untuk validator menunjukkan warning, dikarenakan adanya code "autocomplite", saya sengaja memberikan code tersebut, dikarenakan ketentuan pembuatan

Nah sekarang kita langsung saja membahas, dan mengerjakan dengan kode-kode berikut ini :

** Ini merupakan kode dasar dari pembuatan aplikasi login form, simpan file ini dengan nama cobatugaslogin.php:

<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN">
<html>
<head>
   <title>Login Form by_Dwipriyatmoko</title>
</head>

<body onLoad="document.form1.user.focus();">
<form name="form1" action="<?php $_SERVER['PHP_SELF'];?>"  method="post" onsubmit="return check(this)">
<div id="apDiv1">
  <div id="header">
    <br>
  </div>
  <div>
    <div align="center"><strong><br>User Name :</strong>   
    <br>
    <input type="text" name="user" size="35" value="" title="Input berupa harus huruf" autocomplete="off" onKeyPress="return Huruf(event)">
    <br>
    <br>
    <strong>Password : </strong> 
    <br>
    <input type="password" name="pass" size="35" title="Input berupa harus huruf" autocomplete="off" onKeyPress="return Huruf(event)">
    <br>
    <br>
    </div>
  </div>
  <br>
    <div id="apDiv3">
     <input type="submit" name="submit" value=" E N T E R " >
    </div>
     <div id="footer" align="left"><br>
     <span class="style3">&copy;Copy Right By_Dwipriyatmoko</span><br>
    </div>
  </div>
</form>
</body>
</html>

** Sebagai tambahan untuk kode java script yang berfungsi sebagai fungsi untuk mengeluarkan peringatan jika input username ataupun password tidak diisi, dan peringatan jika anda menginputkan selain huruf.
taruh kode ini pada kode diatas :

<script type="text/javascript">
// Fungsi check digunakan untuk mengecheck kosong atau tidaknya inputtan username dan password
function check()
{
    if(form1.user.value == "")
    {
        alert('Masukkan User Name Terlebih Dahulu ');
        document.form1.user.focus();
        return false;
    }
    else if(form1.pass.value=="")
    {   
        alert('Masukkan Password Terlebih Dahulu ');
        document.form1.pass.focus();
        return false;
    }   
return true;
}

// Fungsi Huruf digunakan untuk mengecheck penggunaan selain huruf tidak diperbolehkan
function Huruf(evt)
{
    evt = (evt) ? evt : window.event
    var charCode = (evt.which) ? evt.which : evt.keyCode
    if ((charCode > 31 && charCode < 65) || (charCode > 90 && charCode < 97) || charCode > 122) {
        alert('Masukkan User Name dan Password Harus Berupa Huruf ');
        return false;
    }
    return true;
}
</script>

=> Nah jika anda belum mengisikan Username dan Password akan muncul peringatan seperti pada gambar dibawah :


Pada aplikasi ini saya urutkan dalam pengisian input, yakni pembacaan Username terlebih dahulu kemudian pembacaan password, jika username anda inputkan, dan password tidak anda inputkan akan tampil peringatan seperti gambar dibawah :


Secara otomatis kursor akan menuju text field yang belum anda isi. Dan jika anda menginputkan berupa Angka ataupun kode-kode lain selain huruf pada saat menekan akan otomatis muncul peringatan seperti pada gambar dibawah :


Itulah fungsi dari code java script yang tertulis diatas.

** Selanjutnya merupakan code css yang saya gunakan sebagi style div maupun font, dan gambar, gabungkan kode css ini ke dalam kode html diatas :

<style type="text/css">
#apDiv1 {
    position:absolute;
    width:373px;
    height:330px;
    z-index:1;
    left: 441px;
    top: 62px;
    background-color: #FFFFFF;
    border: 2px solid Blue;
}
#apDiv3 {
    position:absolute;
    width:80px;
    height:25px;
    z-index:2;
    left: 289px;
    top: 274px;
}
.style3 {
    font-size: 10px;
    font-weight: bold;
}
#apDiv2 {
    position:absolute;
    width:412px;
    height:115px;
    z-index:2;
    top: 0px;
    left: 2px;
}
#header{
    width:373px;
    height:98px;
    background-image: url(headerlogin.JPG);
}
#footer{
    width:373px;
    height:40px;
    background-image: url(footer.JPG);
}
body {
    background-color: #99CCCC;
}
#apDiv4 {
    position:absolute;
    width:409px;
    height:221px;
    z-index:2;
    left: 426px;
    top: 411px;
}
</style>

** Nah sekarang kita masuk kedalam pengkodean PHP, yang di gunakan untuk mengecheck nilai dari input yang telah dimasukkan, letakkan kode ini jadi satu dengan kode diatas. 
Aturan peletakkan tepat dibawah kode </form>  :

<div id="apDiv4">
<?php
// digunakan untuk pengecheckkan apakah isi dari inputan user dan password berupa string dan apakah sudah benar atau tidak
if(is_string($_POST['user']) AND ($_POST['pass']))
{   
    if (($_POST['user']=='dwipriyatmoko')AND($_POST['pass']=='rahasia'))
    {
        echo 'Sukses, Anda Telah Masuk Halaman Administrator Dengan User Name :'.$_POST['user'];
        echo '<br>Hallo, Mr/Mrs ' . $_POST['user'];
    }
    else
    {
        echo "<script>alert ('Username atau Password Anda Kemungkinan Salah, Silahkan Mencoba Kembali...!!');</script>";
    }
   
}

?>
</div>

=> Pada kode php ini telah dijelaskan fungsinya, dan jika masukan anda bernilai benar dengan variabel yang tertulis pada code php tampilan aplikasi akan muncul seperti gambar dibawah :


Dan jika masukan yang anda ketikkan bernilai salah atau tidak sama dengan nilai variabel, akn muncul peringatan seperti pada gambar dibawah :


Setelah anda tekan OK, secara otomatis kursor akan aktif di text field yang sudah kosong, dan diharapkan anda mengisikan kembali.

** Nah untuk pembahasan kali ini cukup sekian, jika ada kesalahan, atau saran dari pembaca, saya harap untuk menuliskan didalam komentar. Terimakasih semoga bermanfaat

NB : Untuk elemen-lemen pendukung (Gambar) aplikasi ini dapat di download disini, dan file-file yang telah dibuat dengan kode diatas tadi jadikan didalam satu folder ini. Kemudian jalankan.

Sunday, March 28, 2010

Dasar Pemrosesan Form

Pemrosesan form (form processing) merupakan operasi mendasar pada aplikasi web. Dalam konteks pengembangan aplikasi web dinamis, langkah ini pasti akan dilakukan. Sebagai contoh, untuk menerima masukan dari user, tentu diperlukan sekali form isian dan cara pemrosesannya. Begitu pula halnya ketika administrator ingin masuk ke sistem, tentu memerlukan suatu antarmuka penghubung. Intinya, keberadaan form dan pemrosesannya mutlak diperlukan dalam membangun aplikasi web yang interaktif.

Pada aplikasi web, teknik pengiriman form dapat dilakukan melalui tiga metode: POST, GET, dan kombinasi keduanya. Dalam konteks PHP, parameter-parameter GET dapat dibaca melalui superglobal $_GET,
sedangkan POST melalui $_POST. Selain itu, keduanya juga dapat dibaca menggunakan $_REQUEST.

Nah sekarng kita akan mencoba pada contoh yang paling dasar yakni, Menangani Masukan Data :

** Sebagaimana diketahui, kita dapat menggunakan metode GET atau POST untuk mengirim informasi ke kode PHP. Contoh pengaksesan data dengan menggunakan metode GET diperlihatkan sebagai berikut:

<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" xml:lang="en" lang="en">
<head>
<title>Metode GET</title>
</head>
<body>
<form action="<?php $_SERVER['PHP_SELF'];?>" method="get">
Nama
<input type="text" name="nama" /> <br />
<input type="submit" value="OK" />
</form>
<?php
if (isset($_GET['nama'])) {
echo 'Hallo, ' . $_GET['nama'];
}
?>
</body>
</html>

Nah contoh diatas simpan dalam bentuk file php...

Untuk berlanjut ke pembelajaran Berikutnya Klik Disini

Tuesday, March 23, 2010

Cara Membuat Read More di Blogspot

Banyak sekali yang bertanya, bagaimana sih caranya membuat tulisan readmore...., baca selanjutnya...., ataupun selengkapnya klik disini.... Memang terkadang posting kita yang terlalu panjang membuat kita jenuh melihat tampilan blog kita yang "nyelolor" panjang...jika melihat itu...yang dipikirkan banyak orang..."ini blog apa Koran ya???", hehehehehe... Mungkin sudah banyak orang yang tau trik ini, nah ini saya sajikan bagi orang2 yang mungkin belum tahu, dan pas liat blog saya ini jadi tahu...dan berniat untuk mengedit blognya lagi...Oke langsung aja ya...hehehehehe...

Banyak cara yang saya dapatkan untuk membuat tulisan semacam readmore gitu, dengan kode HTML yang berbeda tapi pada dasarnya sama saja...yang saya posting ini akan membahas 2 cara untuk membuat postingan anda tidak nyelolor panjang gitu...

** Cara Ke-1 :
  • Ini mungkin cara yang paling mudah, namun anda tidak bebas untuk mengganti tema yang anda sukai...yakni dengan cara mamilih tema yang sudah berfasilitas Readmore, anda dapat mendownloadnya di sini anda cari saja pada site tersebut, tema tersebut akan banyak anda jumpai dengan memilih style magazine
  • Jadi dengan template yang sudah memiliki fasilitas tersebut otomatis anda langsung mempunyai Blog yang memiliki fasilitas readmore..."Dah keren tu Blognya, n dah gak nyelolor..."hehehehe...
Namun pada cara ini kelemahannya, jika anda sudah suka mati pada template blog anda yang sekarang mungkin anda harus korbankan template yang anda sukai tersebut untuk mendapatkan blog anda yang enak dilihat, dan tidak nyelolor gitu...Namu ada cara lain yang mungkin sedikit rumit untuk mengatasi permasalaha yang ada pada cara ke-1, yakni pengedittan dengan menggunakan HTML blog anda...nah untuk lebih jelasnya aka saya bahas dibawah ini...

** Cara Ke-2 :
  •  Login ke akun blogger anda, pilih blog yang ingin anda edit, klik link Layout kemudian masuk ke Edit HTML
  • Jangan lupa centang/tandai/aktifkan Expand Widget Templates Untuk bisa mengedit template secara keseluruhan.
  • Masukkan kode berikut sebelum tag </head> atau tepat sesudah kode } ]]></b:skin>, berikut kodenya :
<style>
<b:if cond='data:blog.pageType == "item"'>
span.fullpost {display:inline;}
<b:else/>
span.fullpost {display:none;}
</b:if>
</style> 
  • Selanjutnya mengatur supaya postingan terpotong, cari kode <p><data:post.body/></p> dalam template kamu dan tambahkan kode berikut tepat dibawahnya:
<b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>
<a expr:href='data:post.url'> Read More..</a>
</b:if> 
  • Nah supaya terpotong, setiap kali anda menulis artikel posting, klik pada bagian artikel dimana anda  pengen tulisan Read More.. muncul, lalu  ketik    <span class="fullpost"> kemudian lanjutkan sisa artikel  sampai selesai, akhiri dengan mengetik  </span> .  Untuk menmbahkan kode ini, ketika menulis artikel, anda harus dalam mode Edit HTML bukan Compose
  • Tulisan Read More.. seperti yang berwarna merah pada kode diatas, bisa anda ganti dengan tulisan lain seperti Baca Selengkapnya.. atau Baca Selanjutnya..
 Berikut contoh penulisan postingnya :
Sebenarnya untuk membuat sebuah blog tidak dicopy oleh orang lain banyak caranaya, diantaranya mencegah terjadinya (event) cklic kanan, mencegah adanya drag pada postingana anda, dan pastinya ada cara lain yang belum saya ketahui...Memang ada orang yang merasa jika ada yang mengcopy karyanya dia sangat marah, sehingga dapat dilakukan pencegahhan seperti ini untuk memperkecil kemungkinan seseorang melakukan copy paste. <span class="fullpost"> Namun tidak sedikit pula orang yang cuek alias gak peduli kalaupun karyanya di copy paste oleh orang lain, hal dikarenakan mungkin postingannya dapat berguna bagi orang yang benar2 membutuhkannya seperti dalam hal pembelajaran...Hal tersebut sangatlah positif kan...

Oke lah sekarang langsung saja menginjak bagai mana cara atau kode apa yang harus dimasukkan pada HTLM blog atau website jika ingin meminimalisir peng-copy-an karya kita yang kita tulis lewat Blog atau Websitediklik (dst..) </span>
Dan diperoleh hasil :
Sebenarnya untuk membuat sebuah blog tidak dicopy oleh orang lain banyak caranaya, diantaranya mencegah terjadinya (event) cklic kanan, mencegah adanya drag pada postingana anda, dan pastinya ada cara lain yang belum saya ketahui...Memang ada orang yang merasa jika ada yang mengcopy karyanya dia sangat marah, sehingga dapat dilakukan pencegahhan seperti ini untuk memperkecil kemungkinan seseorang melakukan copy paste. Read more.. 
 Semoga Bermanfaat...
   

Sunday, March 21, 2010

1 Cara Agar Postingan Blog Tidak Di Copy

Sebenarnya untuk membuat sebuah blog tidak dicopy oleh orang lain banyak caranaya, diantaranya mencegah terjadinya (event) cklic kanan, mencegah adanya drag pada postingana anda, dan pastinya ada cara lain yang belum saya ketahui...Memang ada orang yang merasa jika ada yang mengcopy karyanya dia sangat marah, sehingga dapat dilakukan pencegahhan seperti ini untuk memperkecil kemungkinan seseorang melakukan copy paste. Namun tidak sedikit pula orang yang cuek alias gak peduli kalaupun karyanya di copy paste oleh orang lain, hal dikarenakan mungkin postingannya dapat berguna bagi orang yang benar2 membutuhkannya seperti dalam hal pembelajaran...Hal tersebut sangatlah positif kan...

Oke lah sekarang langsung saja menginjak bagai mana cara atau kode apa yang harus dimasukkan pada HTLM blog atau website jika ingin meminimalisir peng-copy-an karya kita yang kita tulis lewat Blog atau Website

Tambahkan kode javascript berikut ini diantara tag <head> dan </head> halaman web Anda untuk mendisable klik kanan. Berikut kode java scriptnya:

<script language="JavaScript">
<!--
var popup="Sorry Anda Tidak Bisa Melakukan Klik Kanan...\n\nThis Site Copyright
©2000";
function noway(go) {
if (document.all) {
if (event.button == 2) {
alert(popup);
return false;
}
}
if (document.layers) {
if (go.which == 3) {
alert(popup);
return false;
}
}
}
if (document.layers) {
document.captureEvents(Event.MOUSEDOWN);
}
document.onmousedown=noway;
// --> </script>

** Semoga bermanfaat bagi anda...terima kasih...

Saturday, March 20, 2010

Membuat Back dan Forward dengan Java Script

Anda gemar belajar tentang dasar pemrograman web, memang banyak yang bilang pemrograman web itu asyik, banyak variasi, menantang dan terkadang membuat sbuah kepuasan tersendiri. Pada posting saya kali ini akan sedikitnya menambah koleksi tutorial anda tentang Pemrograman berbasis web, yang saya jelaskan ini merupakan pengembangan tentang java script. Telah saya jelaskan pada posting-posting saya sebelumnya tentang java script serta saya telah sedikit banyak memberikan contoh dari tiap-tiap posting...klik disini untuk melihatnya. Pada kali ini saya membahas tentang cara membuat link Back dan Forward pada halaman web dengan menggunakan java script.

Pada suatu halaman web kita seringkali melihat link navigasi seperti Back untuk kembali ke halaman sebelumnya dan Forward untuk menuju ke halaman yang pernah kita buka sebelumnya. Anda bisa membuat link navigasi tersebut dengan menggunakan java script seperti contoh di bawah ini.

** Berikut kode dalam pembuatan link navigasi Back :

<a href="javascript:history.back(1)">Back</a>
Tampilannya sebagai berikut :
Back

** Berikut kode dalam pembuatan link navigasi Forward :

<a href="javascript:history.forward(1)">Forward</a>
 Tampilannya sebagai berikut :
Forward

Thursday, March 18, 2010

Tipe data dan variabel pada JavaScript II

Seperti yang sudah saya bahas sebelumnya pada Dasar-dasar pemrograman java script tentang tipe data dan variabel pada jawascript yang terangkum pada pemrograman berbasis web minggu-minggu lalu, saatnya sekarang saya melanjutkan untuk pembahasan selanjutnya tentang tipe data dan variabel pada java script tentang konversi jenis variabel. yang saya bahas diantaranya tentang parseint(); ataupun parsefloat().

Berikut ini penjelasan dan sedikitnya dengan contoh :
  • ParseInt()
**Fungsi ini mungkinkan merubah satu variabel yang dilewatkan dengan parameter tertentu (bisa dalam bentuk string ataupun dalam bentuk bilangan dalam basis yang disebutkan di parameter kedua) menjadi bilangan bulat. Sintaksnya adalah sebagai berikut :

parseInt(string[, basis]);

Berikut ini salah satu contoh penggunaan fungsi parseInt() :

var a = "123";
var b = "456";
document.write(a+b,"<BR>");____________________________// hasil 123456
document.write(parseInt(a)+parseInt(b),"<BR>");_____________// hasil 579

  • ParseFloat()
**Adalah satu fungsi inti dari JavaScript yang memungkinkan merubah variabel yang dilewatkan dengan parameter tertentu menjadi bilangan desimal, Sintaks dari fungsi parseFloat adalah sebagai berikut :

parseFloat(string); 

>> Berikut akan saya lampirkan penggunaan parseint() dan parsefloat() dalam sebuah program sederhana :

<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Konversi Bilangan</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<SCRIPT LANGUAGE = "JavaScript">
<!--
var a = parseInt("27");
document.write("1. " + a + "<BR>");
a = parseInt("27.5");
document.write("2. " + a + "<BR>");
var a = parseInt("27A");
document.write("3. " + a + "<BR>");
a = parseInt("A27.5");
document.write("4. " + a + "<BR>");
var b = parseFloat("27");
document.write("5. " + b + "<BR>");
b = parseFloat("27.5");
document.write("6. " + b + "<BR>");
var b = parseFloat("27A");
document.write("7. " + b + "<BR>");
b = parseFloat("A27.5");
document.write("8. " + b + "<BR>")
//-->
</SCRIPT>
</BODY>
</HTML>

** Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda,, :)

Tuesday, March 16, 2010

Membuat Tabel Fleksibel Dengan PHP

Pembuatan tabel fleksibel menggunakan Pemrograman PHP sangatlah penting, kita hanya perlu menggenerate row, coloum, maupun cell yang kita inginkan. berikut sekilas penjelasan tentang PHP (PHP: Hypertext Preprocessor) merupakan salah satu bahasa webscripting yang sangat powerful. Sejak pertama kali diperkenalkan, bahasa ini dimaksudkan untuk menghasilkan halaman-halaman web yang dinamis.
Hingga saat ini, PHP banyak sekali digunakan dalam membuat aplikasi web-baik lokal maupun Internet-dinamis dan atraktif.

Berikut saya akan membahas tentang bagai mana kita membuat program sederhana untuk men-generate sel tabel secara fleksibel. Tekniknya, buat sebuah fungsi yang menerima argumen berupa jumlah sel dan jumlah kolom. Jadi, pembentukan sel tabel didasarkan pada nilai jumlah sel dan jumlah kolom yang diberikan. Sebagai contoh, hasil program dengan argumen 12 (sel) dan 3 (kolom) diperlihatkan seperti pada gambar 1. mod4tgs2 :



Pada Gambar Tersebut Setelah Di Klik Generate Untuk Menghasilkan Tabel yang dinginkan sehingga dapat diperoleh hasil seperti pada gambar 2. mod4tgs2 :


Program sederhana tersebut diperoleh dari code berikut :

Mau Cari Uang Sendiri??? Mau Jajan Tanpa Minta Orang Tua??? click disini
Atau click banner ini...

 


>> Code berikut merupakan code PHP (tgsmod5.php), yang codenya tertulis sebagai berikut :

<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/html4/loose.dtd">
<html>
<head>
<title>Hasil Generate Tabel</title>
</head>
<body>
<div align="center">
  <?php
$rows = 1;
$columns = 1;
$cells = 1;
?>
 
  <?php $rows = (int) $_POST["JumlahRow"]; ?>
  <?php $columns = (int) $_POST["JumlahColum"]; ?>
  <?php $cells = (int) $_POST["JumlahCell"]; ?>
 
  <strong>Kamu Memilih</strong> <?php echo $rows; ?> <em>rows,</em><br />
  <strong>Kamu Memilih</strong> <?php echo $columns; ?> <em>columns,</em><br />
  <strong>Dan Anda Membutuhkan</strong> <?php echo $cells; ?> <em>cells,</em><br />
  <br />
  <br />
  <?php
    $width = $columns * 75;
    echo "<table width=".$width." border=1>";
    $rw = 0;
    $cel = 1;
    while ($rw < $rows && $cel <= $cells)
    {
        echo "<tr>";
        $cl = 0;
        while ($cl < $columns)
        {
            if ($cel <= $cells)
            {
                echo "<td><div align=center>".$cel."</div></td>";
                $cel++;
            }
            $cl++;
        }
        echo "</tr>";
        $rw++;
    }
    echo "</table>";
?>
</div>
</body>
</html>

>> Dan dilanjutkan denga code HTML untuk kelanjutan program diatas, sebagai berikut :

<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/html4/loose.dtd">
<html>
<head>
<title>Generate Table by_dwipriyatmoko</title>
<style type="text/css">
<!--
#apDiv1 {
    position:absolute;
    width:178px;
    height:24px;
    z-index:1;
    left: 284px;
    top: 189px;
}
.style1 {
    color: #0000CC;
    font-weight: bold;
}
-->
</style>
</head>
<body>
<form method="post" action="tgsmod5.php">
  <h3 align="center" class="style1">__Tabel Fleksibel Dengan Generate Table__</h3>
  <div align="center">
    <table width="327" border="0" bgcolor="#FFFFFF">
      <tr bgcolor="#FFFFCC">
        <td width="121" style="text-align:center">Rows</td>
              <td width="196"><strong>=  </strong>
        <input name="JumlahRow" type="text" id="JumlahRow" onKeyUp="getmax();" onfocus="this.select();"></td>
            </tr>
      <tr bgcolor="#CCFFCC">
        <td style="text-align:center"><label>Columns</label></td>
        <td><strong>=  </strong>
        <input name="JumlahColum" type="text" id="JumlahColum" onKeyUp="getmax();" onfocus="this.select();"></td>
      </tr>
      <tr bgcolor="#FFFFCC">
        <td style="text-align:center">Cell Total </td>
        <td><strong>=  </strong>
        <input name="JumlahCell" type="text" id="JumlahCell" onKeyUp="getmax();" onFocus="this.select();"></td>
      </tr>
      <tr bgcolor="#CCFFCC">
        <td style="text-align:center">Max Cells </td>
        <td><strong>=  </strong>
        <input name="maxcells" type="text" id="maxcells" disabled="disabled" style="text-align:center"></td>
      </tr>
    </table>
  </div>
  <div id="apDiv1">
  <input type="submit" name="Generate" value="G e n e r a t e"><input type="reset" name="Reset" value="R e s e t">
  </div>
</form>
</body>
</html>

>> Dan ditambahkan untuk code javascript untuk program tersebut (apa itu javascript?? click here), sebagai berikut :

<script language="JavaScript" type="text/javascript">
<!--
function getmax() {
    var R = parseInt(document.getElementById('JumlahRow').value);
    var C = parseInt(document.getElementById('JumlahColum').value);
    var X = parseInt(document.getElementById('JumlahCell').value);
    var cellmax = document.getElementById('maxcells');
    var total = 'N/A';
    total = R * C;   
    cellmax.value = new String(total);
    if (X > total)
    {
        alert('Cell Total Yang Anda Masukkan Terlalu Besar, Nilai Maksimum Cells = ' + total);
        document.getElementById('CellsTotal').value = new String();
    }
}
//-->
</script>


____Demikian penjabaran dari program sederhana diatas...jika ada kesalahan atau apa gitu, mari kita sharing...oke mamen...____

Tentang Passing by Value dan by Reference

>> Passing by  Value

Secara  default, semua nilai yang di-pass masuk atau keluar dari fungsi  adalah passing by value, bukan by reference. ini berarti PHP membuat  nilai copy'an dari nilai original dan nilai copy'an itulah yang kita akses  dan kita manipulasi, bukan nilai originalnya. Dengan  begitu bagaimanapun kita ubah nilai itu, tidak akan mengubah nilai originalnya… 

 
 contoh: 


<?php 
function jumlah($nilai) 
$nilai++; 
$input=5; 
jumlah($input); 
echo $input; 
?>

Penjelasan:

Pada  saat fungsi jumlah dipanggil,

jumlah($input);

Fungsi  tersebut akan memasukkan nilai dari variabel $input kedalam  argumennya, jadi disini argumen fungsi jumlah adalah 5 (ini adalah  nilai aslinya). selanjutnya PHP meng-copy nilai asli tersebut,  kemudian hasil copy'annya digunakan untuk proses manipulasi fungsi,  sedangkan nilai yang asli dibiarkan tidak berubah. Proses  manipulasinya sbb:

$nilai++;
$nilai = $nilai + 1
$nilai = 5  + 1
$nilai = 6

Untuk  output, 

echo $input;

nilai  variabel $input yang diambil disini adalah nilai variabel aslinya,  sehingga hasil manipulasi fungsi tadi tidak dipakai, karena bukan  nilai asli. Jadi outputnya adalah 5

Tampilan output:

5

tetapi  apabila menggunakan passing by reference akan bernilai 6. Bagaimana  outputnya akan bernilai 6? akan saya jelaskan lebih dahulu tentang  passing by reference.

>> Passing by  Reference
Berbeda  dengan passing by value yang bersifat mengkopi, passing by reference  memberikan nilai aslinya untuk diakses dan dimanipulasi, dengan  contoh yang sama seperti diatas, kita akan modifikasi menjadi  mekanisme passing by reference.Untuk  mengubah jadi passing by reference, kita hanya cukup menambahkan  operator & pada argumennya.



Contoh:

<?php
function jumlah(&$nilai)
{
$nilai++;
}
$input=5;
jumlah($input);
echo $input;
?>

Penjelasan:

Sesuai  dengan penjelasan passing by reference diatas, nilai yang diakses &  dimanipulasi adalah nilai aslinya, dengan begitu hasil manipulasi  fungsilah yang gunakan sebagai outputnya, yaitu 6.

Tampilan  Outputnya:

6

Demikian sedikit pengertian tentang Passing by Value dan by Reference pada PHP...Semoga Bermanfaat

Sumber : http://www.ilmuwebsite.com/

Monday, March 8, 2010

Tipe data dan variabel pada JavaScript I

Pada Java Script tipe data yang dimiliki diantaranya :
  1. String contohnya : "Dwipriyatmoko"
  2. Number/Integer contohnya 010689
  3. Boolean : suatu variabel yang mempunyai dua nilai untuk memeriksa suatu kondisi tertentu yakni true untuk menyatakan kondisi benar ; false untuk menyatakan kondisi salah contohnya
Variabel
Pada javascript kita sering menjumpai variabel-variabel, adapun fungsi dari variabel itu merupakan suatu objek yang berisi data, yang dapat dimodifikasi selama pengeksekusian program
Aturan penulisan variabel pada javascript. Nama variabel harus dimulai oleh huruf (huruf besar maupun huruf kecil) atau satu karakter ''_''. Nama variabel bisa terdiri dari huruf, angka atau karakter _ dan & (spasi kosong tidak diperbolehkan).
Nama variabel tidak boleh memakai nama nama berikut ini (reserved oleh program) :
  • abstract
  • boolean break byte
  • case catch char class const continue
  • debugger default delete do double
  • else export extends
  • false final finally float for function
  • goto
  • if, implements, import, in, infinity, instanceof, int, interface
  • label, long new, null
  • package, private, protected, public
  • return
  • short, static, super, switch, synchronized
  • this, throw, throws, transient, true, try, typeof
  • var, void, volatile
  • while, with
Berikut merupakan contoh penggunaan variabel pada sebuah contoh sederhana pada code HTML :
<html>
<head>
<title>Data Types and Variables</title>
</head>
<body>
<script type="text/javascript">
var x, y;
x= 1024;
y=x; x = "Test";
document.write("<p>x = " + y + "</p>");
document.write("<p>x = " + x + "</p>");
</script>
</body>
</html>

**Hasil dari pengeksekusian code diatas :
x = 1024
x = Test

Peletakan variabel (global atau lokal)
Variabel global adalah variabel, dimana variabel itu bisa di akses dari seluruh bagian program.
Variabel lokal adalah variabel, dimana variabel itu tidak bisa di akses dari seluruh bagian program yaitu hanya berlaku untuk fungsi tertentu .

Contoh dari penggunaan variabel Global :

<SCRIPT language="Javascript">
<!--
var a = 12;
var b = 4;
function PerkalianDengan2(b) {
var a = b * 2;
return a;
}
document.write("Dua kali dari ",b," adalah " , PerkalianDengan2(b));
document.write("Nilai dari a adalah",a);
// -->
</SCRIPT>

Dari contoh diatas, variabel a dideklarasikan secara eksplisit di awal dari skrip program dan juga di deklarasikan di dalam fungsi . berikut ini hasil dari program diatas.
Dua kali dari 4 adalah 8                                                                                                                                
Nilai dari a adalah 12

Berikut contoh penggunaan variabel lokal:

<SCRIPT language="Javascript">
<!--
var a = 12;
var b = 4;
function PerkalianDengan2(b) {
a = b * 2;
return a;
}
document.write("Dua kali dari ",b," adalah ",PerkalianDengan2(b));
document.write("Nilai dari a adalah",a);
// -->
</SCRIPT>

Berikut ini hasil dari program diatas.
Dua kali dari 4 adalah 8 
Nilai dari a adalah 8

Demikian sedikit penjelasan dari saya, semoga bermanfaat...

Saturday, March 6, 2010

Pengaplikasian Form Penjualan/Pembelian Menggunakan JavaScript

JavaScript adalah nama implementasi Netscape Communications Corporation untuk ECMAScript standar, suatu bahasa skrip yang didasarkan pada konsep pemrograman berbasis prototipe. Bahasa ini terutama terkenal karena penggunaannya di situs web (sebagai JavaScript sisi klien) dan juga digunakan untuk menyediakan akses skrip untuk objek yang dibenamkan (embedded) di aplikasi lain. Selain itu biasa juga sering dipakai untuk memberi efek animasi pada halaman web kita.
JavaScript hanya sedikit berhubungan dengan bahasa pemrograman Java, dengan kesamaan utamanya adalah penggunaan sintaks C. Secara semantik, JavaScript memiliki lebih banyak kesamaan dengan bahasa pemrograman Self.
biasanya javascript di tulis dalam tag yang bisa di taruh dalam tag Head, atau body dari suatu halaman web page. Desain yang tampak diatas merupakan rancangan pembuatan dari contoh yang akan saya paparkan.


**Adapun source code dalam pengaplikasian Form Penjualan dan Pembelian yang Memanfaatkan JavaScript seperti yang akan saya jelaskan dibawah ini :**

<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Strict//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-strict.dtd"> 
<html> 
<head> 
<title>Warung Informatika_By : Dwipriyatmoko</title>
 

**Ini merupakan Code CSS dari HTML yang saya buat untuk memudahkan dalam penggunaan Style Dalam pengkodean saya...Adapun pembahasan yang lebih jelas dari postingankali ini saya yang membahas tentang CSS dapat anda pelajari di sini**

 
<style type="text/css">
<!--
.style1 {color: #0099FF}
.style3 {color: #0000FF}
.style4 {color: #FF9900}
.style5 {color: #FF0000}
.style7 {
    color: #FF0000;
    font-size: 18px;
    font-weight: bold;
}
.style9 {color: #0000FF; font-weight: bold; }
-->
</style>

**Selanjutnya, Ini merpakan pengkodean JavaScript yang telah saya buat untuk menghasilkan web seperti pada tampilan yang telah saya lampirkan, yang isinya mencakup tentang fungsi-fungsi yang saya butuhkan untuk menghasilkan HTML seperti pada gambar yang saya telah mengusahakan sebaik mungkin. Untuk cara peletakkan pengkodean dari JavaScript dapat seperti saya ini, ataupun anda letakkan setelah code <body>**

 
<script language = "JavaScript" type="text/JavaScript">
<!--
function warung()
{
    var catat = document.formwarung;
    var hargasatujam = parseInt(catat.satu.value) * parseInt(catat.satujamaa.value);
    var hargalimajam = parseInt(catat.lima.value) * parseInt(catat.limajamaa.value);
    var hargaroti= parseInt(catat.roti.value) * parseInt(catat.rotiaa.value);
    var hargajus = parseInt(catat.jus.value) * parseInt(catat.jusaa.value);
    var hargagoreng= parseInt(catat.goreng.value) * parseInt(catat.gorengaa.value);
    var hargasemua = hargasatujam + hargalimajam + hargaroti+ hargajus + hargagoreng;
    if (hargasemua > 50000)
    {
        catat.TotalBayar.value = hargasemua;
        catat.Diskon.value = 10000;
        catat.JumlahBayar.value = hargasemua - parseInt(catat.Diskon.value);
     }
     else
     {
        catat.TotalBayar.value = hargasemua;
        catat.Diskon.value = 0;
        catat.JumlahBayar.value = hargasemua;
    }   
}
function awal(){
document.formwarung.reset();
}
//-->
</script>

</head>

**Ini merupakan code HTMLnya,yang penggunaannya kali ini menggunakan form yang berupa 'textfield' yang peletakannya terdapat pada tabel, yang digunakan untuk mengambil nilai value dari input yang diisikan oleh user**


<body>
<h2 align="center" class="style1">DAFTAR MENU-HARGA WARUNG TIK</h2>
<form name="formwarung" action="#">
<table border="1" align="center" style="width:589">
<tr bgcolor="#FFCC00">   
<th style="width:27" scope="col">No</th>
<th style="width:181" scope="col">Daftar Menu</th>
<th style="width:185" scope="col">Harga</th>
<th style="width:166" scope="col">Order</th>
</tr>
<tr>
<td style="text-align:center"><strong>1.</strong></td>
<td><strong>Hotspot 1 Jam </strong></td>
<td><strong>@
<input type="text" name="satu" value="4500" size="20" disabled="disabled"/>
</strong></td>
<td><input name="satujamaa" type="text" onkeyup="warung()" value="0" size="20"/></td>
</tr>
<tr style="background-color:#CCFF99">
<td style="text-align:center"><strong>2.</strong></td>
<td><strong>Hotspot 5 Jam </strong></td>
<td><strong>@
<input type="text" name="lima" value="18000" size="20" disabled="disabled"/>
</strong></td>
<td><input name="limajamaa" type="text" onkeyup="warung()" value="0" size="20"/></td>
</tr>
<tr>
<td style="text-align:center"><strong>3.</strong></td>
<td><strong>Roti Bakar <span class="style5">&quot;Opera&quot;</span> </strong></td>
<td><strong>@
<input type="text" name="roti" value="10000" size="20" disabled="disabled"/>
</strong></td>
<td><input name="rotiaa" type="text" onkeyup="warung()" value="0" size="20"/></td>
</tr>
<tr style="background-color:#CCFF99">
<td style="text-align:center"><strong>4.</strong></td>
<td><strong>Juice <span class="style3">&quot;Internet Explorer&quot;</span> </strong></td>
<td><strong>@
<input type="text" name="jus" value="12500" size="20" disabled="disabled"/>
</strong></td>
<td><input name="jusaa" type="text" onkeyup="warung()" value="0" size="20"/></td>
</tr>
<tr>
<td style="text-align:center"><strong>5.</strong></td>
<td><strong>Gorengan <span class="style4">&quot;Mozilla&quot;</span> </strong></td>
<td><strong>@
<input type="text" name="goreng" value="1500" size="20" disabled="disabled"/>
</strong></td>
<td><input name="gorengaa" type="text" onkeyup="warung()" value="0" size="20"/></td>
</tr>
<tr style="background-color:#FF99FF">
<td colspan="3" style="text-align:center"><strong>Jumlah Total</strong></td>
<td><input name="TotalBayar" type="text" style="text-align:center" disabled="disabled" value="-" size="20"/></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="3" style="text-align:center"><strong>Diskon )*</strong></td>
<td><input name="Diskon" type="text" style="text-align:center" disabled="disabled" value="-" size="20"/></td>
</tr>
<tr style="background-color:#FF99FF">
<td colspan="3" style="text-align:center"><strong>Jumlah Bayar</strong></td>
<td><input name="JumlahBayar" type="text" style="text-align:center" disabled="disabled" value="-" size="20"/></td>
</tr>
</table>
<p align="center"><span class="style7">)* </span><span class="style9">: Menunjukkan Jumlah potongan dikarenakan Pemesanan telah melebihi Rp. 50.000,00. Potongan tidak berlaku kelipatan</span> <br/>
</p>
<div id="Layer1" style="position:absolute; width:166px; height:40px; z-index:1; left: 644px; top: 368px;">
<input type="button" value="B a t a l" onclick="awal()"/>
</div>
</form>
</body>
</html>

** Setelah dilakukan pengisian pada input pada form warung yang telah disediakan, fungsi dapat berjalan dengan baik sehingga tampak pada gambar dibawah ini **




**Demikian akhir pembahasan materi untuk postingan kali ini, untuk kali ini saya tidak menyediakan file downloadnya...Apabila dalam pencobaan code ini anda menemukan kesalahan, kekeliruan, kesulitan, atau apapun anda bisa menghubungi saya...terimakasih, Semoga bermanfaat. Jangan Lupa Komentarnya ya...**

auto insurance, auto insurance quotes, auto insurance companies, auto insurance florida, auto insurance quotes online, auto insurance america, auto insurance comparison, auto insurance reviews, auto insurance calculator, auto insurance score, auto insurance quotes, auto insurance companies, auto insurance florida, auto insurance quotes online, auto insurance america, auto insurance comparison, auto insurance reviews, auto insurance calculator, auto insurance score, auto insurance ratings

Follow us on Facebook :P

Blogger news