Showing posts with label Khazanah Islam. Show all posts
Showing posts with label Khazanah Islam. Show all posts

Friday, October 23, 2015

Tafsir Ath Thabari: Jami’ul Bayan Fi Tafsiril Qur’an




Al Ustadz Ahmad Hamdani Ibnu Muslim 
Namanya menunjukkan kualitas kitabnya. Arti judul kitab ini (Jami’ul Bayan Fi Tafsiril Qur’an -red) adalah "Keterangan Lengkap Tentang Tafsir Al Qur’an" atau yang di kalangan ulama dan pencari ilmu, populer dengan sebutan Tafsir Ath Thabari. Demikianlah kira-kira yang nampaknya laik, yang tentunya komentar ulama lebih afdhal diberikan kepada sebuah tafsir legendaris karya seorang bapak tafsir dan tarikh Islam, Al Imam Abu Ja’far Muhammad bin Jarir bin Yazid bin Katsir bin Ghalib Ath Thabari yang hidup tahun 224-310 H.

Sebagaimana judulnya, tafsir ini dinilai sebagai tafsir yang paling lengkap dan populer di kalangan ulama dan pencari ilmu. Tak heran bila kitab ini dijadikan rujukan para ahli tafsir yang mengedepankan nash maupun ahli tafsir yang lebih mengedepankan logika dalam menafsirkan ayat-ayat Al Qur’an di jamannya.

Tafsir Ath Thabari memuat istinbath (pengambilan hukum), menyampaikan perbedaan pendapat yang ada di kalangan ulama, dan memilih pendapat mana yang lebih kuat di antara pendapat-pendapat itu dengan sisi pandang yang didasarkan kepada logika dan pembahasan nash ilmiah yang teliti. 

Tafsir yang pada awalnya hampir tak terdeteksi rimbanya ini terdiri dari 30 juz besar, yang secara keseluruhan setelah adanya peringkasan dari penulisnya membutuhkan 3.000 lembar kertas. Kemudian dengan takdir Allah, manuskrip dari tafsir ini ditemukan kembali dalam keadaan utuh di masa raja Hamud bin Al Amir Abdur Rasyid, salah satu raja Najd, yang kemudian tersebar ke seluruh penjuru dunia barat dan timur hingga kini.
Kalau melihat komentar dan pujian ulama terhadap tafsir ini, kita akan mendapatinya sebagai tafsir yang telah disepakati mereka sebagai tafsir yang sangat tinggi kualitasnya dan sebuah tafsir yang harus dijadikan rujukan bagi para pencari tafsir Al Qur’an. Misalnya Imam Suyuthi Rahimahullah berkomentar, "Ia adalah tafsir yang paling baik dan besar, memuat pendapat-pendapat para ulama, dan sekaligus menguatkan dari pendapat-pendapat itu, dan (memuat -red) uraian nahwu serta istibath hukum, maka dengan kelebihannya, ia menempati kualitas teratas dari kitab-kitab tafsir sebelumnya" (Al Itqan,2/190).
Al Imam An Nawawi Rahimahullah berkata, "Umat Islam sepakat bahwa tidak ada seorangpun yang menulis tafsir sekaliber Tafsir Ath Thabari" (Al Itqan,2 190).
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah berkomentar, "Adapun tafsir-tafsir yang ada di tangan manusia, yang paling baik adalah tafsir Ibnu Jarir Ath Thabari. Hal ini karena menyebutkan ucapan-ucapan salaf dengan sanad-sanad yang kokoh, tidak menukil kebid’ahan, dan tidak menukil dari orang-orang yang diragukan agamanya" (Fatawa Ibnu Taimiyah, 2/192). Dan banyak pujian ulama lainnya.

Jadi Tafsir Ath Thabari bisa dikatakan sebagai tafsir pertama dilihat dari waktu penulisan dan penyusunan keilmuannya. Karena kitab tesebut merupakan tafsir pertama yang sampai pada kita di saat tafsir-tafsir yang mendahuluinya telah lenyap ditelan perputaran jaman sehingga tidak sampai ke tangan kita. Adapun dilihat dari sisi penyusunan keilmuannya, maka ia tafsir yang memiliki ciri khas yang ditemukan oleh penulisnya yang kemudian ia tempuh sebagai metode tersendiri hingga ia persembahkan kepada umat manusia sebagai karya yang agung.

Dalam menafsirkan ayat-ayat, Ibnu Jarir (kunyah Ath Thabari) mengingkari tafsiran dengan logika semata. Pada umumnya ia membawakan riwayat-riwayat dengan sanadnya sampai shahabat atau tabi’in, dengan memperhatikan ijma’ Ulama, mengindahkan perbedaan pendapat bacaan ayat-ayat, kisah-kisah israiliyyat (jika beliau kritik sanadnya maka perlu diteliti kisahnya), tidak membahas masalah yang tidak memberi faidah keilmuan, merujuk kepada bahasa Arab asli dalam menafsirkan kata dalam satu ayat yang kurang jelas, serta bersandar pada syair-syair bahasa Arab untuk mendukung tafsirnya.
Wallahu a’lam. 
Judul Asli: Jami’ul Bayan Fi Tafsiril Qur’an
Sumber: Majalah Asy Syari’ah
No. 07/1/1425 H/2004 M
Halaman 52

Saturday, October 10, 2015

Jangan Bersedih atas Kematian Ahli Bid’ah


Milis AudioSalaf
 
al Fudlail bin Iyyadl berkata -semoga Alloh merahmatinya-: "Siapa yang menghormati ahli bid’ah berarti ia memberi bantuan untuk meruntuhkkan Islam dan siapa yang tersenyum kepada ahli bid’ah maka ia telah menganggap remeh apa yang diturunkan Allah Azza wa Jalla kepada Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam dan siapa yang menikahkan puterinya kepada mubtadi’ maka ia telah memutuskan hubungan silaturrahimnya dan siapa yang mengiringi jenazah seorang mubtadi’ akan senantiasa berada dalam kemarahan Allah sampai ia kembali." (Syarhus Sunnah 139)

Abul Qasim An Nashr Abadzy -semoga Alloh merahmatinya- berkata : “Sampai kepadaku bahwa al Harits al Muhasibiy mengucapkan sesuatu tentang Al Kalam (Al Quran) maka al-Imam Ahmad bin Hanbal menjauhinya, ia pun bersembunyi dan ketika ia (al-Harits al-Muhasibiy) mati tidak ada yang mendatanginya kecuali 4 orang.” (At Tahdzib 2/117 dan Tarikh Baghdad 8/216)

Ketahuilah, kematian 1 (satu) ulama dari kalangan ahlussunnah lebih pantas ditangisi,dan kita bersedih atasnya karena tidaklah ilmu itu diangkat melainkan karena Alloh mewafatkan mereka para ulama ahlussunnah.
 

Monday, June 15, 2015

Mush-haf Utsmany


Bismillah Assalamu alaikum
 
Asy Syaikh Muhammad Bin Shalih Al Utsaimin 
Pertanyaan :
Apakah yang dimaksud dengan Mush-haf Utsmany ?
Jawaban:
Mush-haf Utsmany adalah mush-haf dari ayat-ayat Allah yang dikumpulkan kaum Muslimin pada zaman khilafah (pemerintahan) shahabat Utsman bin ‘Affan. Yang demikian disebabkan pada saat meninggalnya Nabi Muhammad , Al-Qur’an dalam keadaan belum terkumpul menjadi mush-haf. Al-qur’an pada waktu itu terdapat di dada-dada kaum muslimin, pelepah-pelepah daun kurma, batu putih yang tipis dan halus, dan yang lainnya.

Kemudian dikumpulkan pada khilafahnya shohabat Abu Bakar Ash-Shidiq ketika terbunuhnya sebagian besar para shahabat Rasululloh yang qurro’ (hafal Al-Qur’an), yaitu pada saat terjadinya peperangan Yamamah. (Sebagaimana hadits yang dikeluarkan Imam Bukhari no. 4986). Kemudian pada zamannya Khalifah Utsman bin ‘Affan dikumpulkan karena sabda Rasulullah (artinya) :"Sesungguhnya Al-Quran diturunkan dengan tujuh huruf”

Pada waktu itu kaum Muslimin membaca Al-Qur’an dengan huruf-huruf yang berbeda. Perbedaan dialek/logat dalam membaca Al-Qur’an menyebabkan terjadinya perselisihan pada pasukan-pasukan kaum muslimin di daerah-daerah Islam. Para pimpinan pasukan tersebut khawatir akan terjadi fitnah. Mereka menulis risalah kepada Khalifah Utsman bin ‘Affan tentang apa yang terjadi sehingga diperintahkanlah para shahabat untuk mengumpulkan mush-haf.

Disatukanlah bacaan-bacaan Al-Qur’an menjadi satu huruf (bahasa), yaitu dengan bahasa Quraisy. Bahasa Quraisy dipilih karena bahasa yang paling mulia, bahasa yang digunakan oleh Rasululloh , bahasa yang paling tinggi kedudukan tata bahasanya dan bahasa yang paling suci/bersih di negara Arab. Dikumpulkanlah mush-haf-mush-haf menjadi satu mush-haf yaitu dengan bahasa Quraisy dan yang selainnya dibakar. Maka, kaum muslimin bersatu di atas satu mush-haf. Sampai kepada kita Mush-haf Al-Qur’an Utsmany dengan nukilan yang mutawatir. Tidak ada perbedaan/perselisian sedikitpun dalam nukilan tersebut. Bahkan mush-haf Al-Qur’an yang disebut sebagai Mush-haf Utsmany akan tetap terpelihara di atas pemeliharaan Allah ّ sampai hari kiamat. Di sana masih terdapat bacaan-bacaan yang keluar dari Mush-haf Utsmany dan bacaan tersebut shahih dari Rosululloh .


Diterjemahkan Oleh Al Ustadz Abu ‘Isa Nurwahid dari Kitab Majmu’As Ilah
Sumber : Buletin Dakwah Al Atsary, Semarang Edisi 15/1427H
www.darussalaf.or.id 

auto insurance, auto insurance quotes, auto insurance companies, auto insurance florida, auto insurance quotes online, auto insurance america, auto insurance comparison, auto insurance reviews, auto insurance calculator, auto insurance score, auto insurance quotes, auto insurance companies, auto insurance florida, auto insurance quotes online, auto insurance america, auto insurance comparison, auto insurance reviews, auto insurance calculator, auto insurance score, auto insurance ratings

Follow us on Facebook :P

Blogger news